Nah, ketika gw menyerahkan naskah komik gw September kmaren, editor gw memberikan kejutan gembira, yaitu Elex akan membuka kembali keran penerbitan komik lokal untuk tahun 2009! Tentu saja, akan jauh lebih ketat dan lebih berat lagi bagi para komikus lama dan calon-calon komikus baru. Tapi, demi kemajuan komik Indonesia, why not?
Gw nggak tahu apakah kabar yang beredar di luar sana masih ke arah negatif atau sudah berhembus ke arah positif. Tapi, buat kalian yg msh berminat bkn kmk di bawah bendera Elex Media, silakan mengumpulkan kembali semangat '45 yang pernah tercerai berai dan mulai lagi mengajukan naskah ke Elex.
Saran gw, sebaiknya datang langsung ke Elex, tapi jangan lupa janjian dulu dengan editor in charge, biar datang ke sana nggak sia-sia, oke? Bisa telpon lgs ke 53677834.
Syarat-syarat penyerahan naskah (kalau blm berubah, ya):
1. 10 lembar pertama komik (berurutan, jangan loncat2) untuk mengecek alur cerita.
2. Ke-10 lembar itu harus sudah selesai diinking dan diberi latar belakang. Akan lebih bagus bila sudah diberi tone.
3. Jangan pernah bawa naskah dalam bentuk digital! Editor akan super duper malas memeriksa, bahkan mungkin saja tidak bakalan diperiksa. Bawalah hasil print out kalau kepepet. (Ini dari komen lgs editor, lho... Kalau dlm bentuk print out mereka bisa memeriksa di bis atau sambil makan).
4. Walaupun diperbolehkan mengirim naskah by email, gw jg nggak menyarankan, karena akan memakan waktu yg super duper lama bagi editor untuk memeriksa.
5. Sinopsis cerita secara lengkap, sampai akhir. Kalau ada kesulitan menentukan akhir, bisa didiskusikan langsung.
6. Desain karakter akan menjadi nilai tambah.
7. Oh, ya, bikin cerita cukup untuk 1 volume komik aja. Bkn kmk itu lama bgt, nggak usah bermimpi bkn bervolum2 model One Piece atau Bleach. Orang lain bisa ngerti baca cerita kita biar cuma 1 vol sudah menjadi nilai tambah.
Spesifikasi teknis:
1. Ukuran naskah sesuai diagonal komik Elex. Pakai folio nggak usah dipotong, kalau pakai A4 19,5 x 29,7 cm (lebarnya dipotong sedikit).
2. Ditinta dengan drawing pen, jangan spidol snowman. Selain drawing pen tahan air, spidol itu terlalu tebal.
3. No arsir pakai krayon atau pensil! Nggak bakalan kebaca oleh scanner atau bisa tapi hasilnya juelek pisan.
4. Untuk digital, discan 600 dpi.
5. Ukuran boleh diperkecil menjadi ukuran Elex (11,4 x 17,2 cm) melalui Photoshop.
6. File akhirnya berupa bitmap dan disimpan dalam format .TIFF.
7. Pakailah screen tone asli yg discan ulang 600 dpi grayscale, lalu diapply ke naskah melalu Photoshop.
8. JANGAN pernah pakai program CompuTone atau Manga Studio (atau Studio Debut? Lupa) karena mesin percetakan Elex nggak support kedua program ini. Boleh saja memaksakan kehendak, tapi apa pun hasil cetaknya jgn diprotes.
9. Kalau tetep maksa pakai kedua program tersebut apa pun alasannya, sebaiknya tone-nya diprint lalu discan ulang (kerjakan langkah 7).
10. JANGAN pernah mencampur warna abu2 sebagai tone dengan screen tone. Karena hasil cetaknya jelek. Kalau ingin mempertahankan abu2, screen tone-nya berubah. Kalau mau screen tone, abu-abunya jadi pulau2 yg super duper jelek.
11. DISARANKAN tidak memakai abu2 sebagai toning yang kemudian difilter color halftone. Tonenya jadi kaku bgt.
12. Tidak akan pernah bisa me-scan low res, lalu dinaikkan menjadi 600 dpi melalui Photoshop. Kalau alasannya komputer nggak kuat, ya pilihannya dikerjakan manual atau apgred komputer.
13. Naskah yang akan diperiksa harus diprint out. Kasusnya sama spt di atas, kalau di CD nggak bakalan diperiksa editor.
Yang perlu diingat, sekali lagi:
1. Datang langsung ke redaksi bila memungkinkan, supaya editor juga lebih mengenal diri kita.
2. Mematuhi jadwal asistensi. Kalau nggak bisa datang atau ada perubahan, kasih kabar ke editor, karena mereka sudah mengatur jadwal dengan teliti. Jgn sampai merugikan komikus lain atau bahkan waktu editor yg berharga. Mereka juga selalu menunggu kedatangan kita.
3. Walaupun editor nggak bisa gambar, mereka mengerti selera pasar. Kita nggak perlu jago main sepak bola untuk mengomentari betapa dodolnya persepakbolaan Indonesia. Kasus yg sama terjadi juga pada komik.
4. Editor memiliki sudut pandang tersendiri yang berbeda dengan kita. Kalau ada perbedaan pendapat, coba didiskusikan secara baik2. Jangan berkoar2 di forum (yg sudah banyak dilakukan oleh para calon komikus), pdhl yg dimaksud editor ama yg ditangkap itu berbeda jauh. Editor itu rajin memantau forum, lho...
5. Bikin komik nggak perlu pakai peralatan yang mahal2 kaya G-pen atau sebangsanya. Perbanyaklah pergaulan dengan para komikus senior. Banyak kok yg mau berbagi pengalaman.
6. Sebaiknya cerita komik pendek2, atau kalau memang nggak bisa pendek, coba dipecah dalam bab-bab kecil. Karena pengecekan alur cerita akan lebih mudah.
SUMBER : [link]








--
OPENING COMMISSION SOON
LEAVE ME NOTE IF YOU ARE INTERESTED TO GET ONE
visit [link] for more info
--
OPENING COMMISSION SOON
LEAVE ME NOTE IF YOU ARE INTERESTED TO GET ONE
visit [link] for more info
--
My Hatsune Miku List :
Spiral Labyrinth
Sound
Soar
Daybreak
World is Mine
First Love
From Y to Y
Rotten Girl Grotesque Romance
etc...
visit my art blog [link]
make new friends!--> [link]
makasih banget buat watchnya
aku watch balik.
nice first picture keep going on
Previous PageNext Page